Cara Memilih DOC yang Bagus

 

🐣 Cara Memilih DOC yang Bagus

Panduan Lengkap Ala Anak ATU SMKN 1 Kedawung Sragen

Halo, teman-teman peternak muda! πŸ‘©‍πŸŒΎπŸ‘¨‍🌾

Selamat datang lagi di blog aku! Kali ini aku mau berbagi pengalaman dan sedikit ilmu yang pastinya penting banget buat kamu yang sedang belajar atau tertarik sama dunia ternak unggas, khususnya di jurusan Agribisnis Ternak Unggas (ATU) di SMK N 1 Kedawung Sragen.

Kita bahas soal…
🎯 Cara Memilih DOC yang Bagus 🎯
Karena percaya deh, milih anak ayam (DOC / Day Old Chick) yang berkualitas itu kayak milih pasangan hidup — kalau salah dari awal, bisa ribet ke depannya! πŸ˜…


🧐 Kenapa Memilih DOC Itu Penting?

Banyak yang mikir, “Ah, yang penting nanti dikasih pakan bagus, dirawat baik, pasti hasilnya oke.”
Eits, tunggu dulu!
Kalau kamu mulai dari DOC yang lemah, meskipun udah pakai pakan super dan vitamin mahal, hasilnya tetap bisa jauh dari harapan.

Ibarat kamu bikin kue. Bahannya (tepung, telur, mentega) udah kadaluarsa, mau ditambah topping apapun, tetep aja gak enak.

Jadi, kunci awal kesuksesan ternak unggas dimulai dari pemilihan DOC. Ini bukan cuma teori, tapi udah dibuktikan langsung di lingkungan sekolah kita.


πŸ” Apa Sih DOC Itu?

DOC adalah singkatan dari Day Old Chick – yaitu anak ayam yang baru menetas dan berumur 1 hari.
Biasanya dipakai buat budidaya ayam broiler (pedaging) atau layer (petelur). Umur segitu adalah waktu paling krusial untuk memastikan ayam tumbuh optimal atau malah gagal tumbuh.


✅ Ciri-Ciri DOC yang Bagus

Sekarang kita masuk ke bagian penting: ciri-ciri DOC sehat dan berkualitas. Ini penting banget buat kamu yang sedang praktik beternak atau mau mulai usaha sendiri.

Berikut beberapa ciri utamanya, lengkap dengan analogi biar lebih gampang dipahami:


1. Gerakannya Lincah dan Aktif

DOC sehat akan:

  • Bergerak cepat

  • Respon terhadap suara

  • Gak ngumpet atau menyendiri

Analogi: Kayak anak kecil dikasih uang jajan — langsung heboh dan lari ke warung πŸ˜„

Kalau ada yang diam aja, mengantuk terus, atau terlihat lunglai, lebih baik jangan dipilih.


2. Bulu Kering, Halus, dan Mengilap

Bulu DOC yang sehat akan terasa:

  • Kering (bukan lembab)

  • Halus saat dipegang

  • Terlihat bersih dan agak mengilap

Analogi: Kayak rambut kamu abis keramas dan pakai hair serum — wangi dan mengkilap! ✨

Hindari DOC yang bulunya basah, kusut, atau kotor. Bisa jadi belum cukup umur atau stres saat penetasan.


3. Mata Cerah dan Terbuka Lebar

DOC sehat akan menunjukkan:

  • Mata yang jernih

  • Tidak sayu atau berair

  • Tidak ada kerak di sekitar mata

Analogi: Kayak kamu pas denger ada libur dadakan — langsung cling matanya! πŸ˜†


4. Kaki Tegak dan Kuat

Ciri lainnya:

  • Kaki kokoh dan lurus

  • Bisa berdiri seimbang

  • Tidak gemetar

Coba angkat pelan-pelan dan lepas, kalau dia langsung berdiri tegak, berarti sehat.


5. Dubur Bersih dan Tidak Bengkak

Ini sering dilewatkan tapi sangat penting!

  • Dubur bersih dari kotoran

  • Tidak bengkak atau lecet

Jika ada kotoran menempel di dubur (disebut pasty butt), bisa jadi itu gejala diare dan berisiko menular ke DOC lain.


6. Nafsu Makan Baik

DOC yang sehat biasanya:

  • Langsung tertarik pada pakan

  • Berebut makanan

  • Suaranya aktif (ciap-ciap)

Kalau kamu kasih pakan awal dan dia cuek, perlu dicurigai.


🏫 Contoh Nyata di SMKN 1 Kedawung Sragen

Waktu praktik kerja di kandang unit sekolah, kelas kami dibagi menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok dapat tugas mengelola 100 ekor DOC.

πŸ”Ή Kelompok A:

  • Milih DOC berdasarkan ciri-ciri sehat

  • Ngecek bulu, mata, kaki, dan gerakannya

  • Hasilnya? Tingkat kematian cuma 2 ekor, bobot ayam pas panen rata-rata 2,3 kg

πŸ”Έ Kelompok B:

  • Ambil DOC seadanya, asal cepat

  • Banyak yang lesu, beberapa duburnya kotor

  • Hasilnya? Mati 10 ekor, dan bobot panen cuma 1,7 kg

Dari sini kita belajar: Niat dan teliti di awal bikin hasil akhir lebih maksimal!


πŸ›’ Tips Saat Membeli DOC (Kalau di Luar Praktik Sekolah)

Buat kamu yang mau beternak mandiri di rumah, ini beberapa tips aman saat beli DOC:

  1. Beli dari hatchery terpercaya (kalau bisa, yang udah kerja sama dengan sekolah)

  2. Ambil sendiri kalau memungkinkan, biar bisa seleksi langsung

  3. Periksa kondisi kardus pengangkutan — harus ada ventilasi

  4. Pastikan DOC diberi vitamin anti-stres saat pengiriman

  5. Minta SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) dari penjual


✍️ Kesimpulan

Memilih DOC yang bagus itu ibarat kita milih pondasi buat bangun rumah. Kalau dari awal udah kuat, selanjutnya tinggal dirawat dan dijaga. Tapi kalau pondasinya rapuh, sehebat apapun desain rumahnya, tetap aja mudah roboh.

Jadi, jangan anggap remeh urusan pilih DOC, ya!

🌟 DOC sehat = Pertumbuhan optimal
🌟 Pertumbuhan optimal = Panen sukses
🌟 Panen sukses = Untung maksimal! πŸ’°

 

DOKUMENTASI :




 


πŸ’¬ Yuk Tinggalkan Komentar!

Gimana menurut kamu?
Pernah ngalamin hal yang sama waktu praktik atau beternak di rumah?
Punya tips lain buat milih DOC? Atau pengen tanya-tanya lebih lanjut?

Tulis di kolom komentar, ya! Aku bakal seneng banget baca dan balas komentar dari kalian πŸ€—πŸ‘‡

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komoditas Ternak

Berpikir Komputasional dalam Dunia ATU